Boediono Kunjungi Warga Miskin Hari ini
Pagi tadi (11/03), Wakil Presiden Boediono menemui pelajar dan warga miskin di Ibu Kota. Publik menduga apakah langkah ini diambil Boediono sebagai langkah untuk mengambil hati rakyat ditengah sorotan dirinya terkait bank century?
Agendanya Boediono akan mengawali kunjungannya hari ini dengan bersilaturahmi dengan perwakilan pelajar se DKI Jakarta di gedung SMA Negeri Pademangan. Dalam pertemuan itu Boediono akan memberikan pengarahan dan berdialog mengenai masalah pendidikan. Boediono juga hadir bersama tujuh orang direksi bank dari Pemerintah dan memberikan bantuan senilai Rp 25-50 juta per sekolah.
Dalam acara itu, Boediono menyatakan pemimpin bangsa di Indonesia tidak cukup hanya memiliki keterampilan saja, akan tetapi juga harus memiliki pengetahuan dan kejujuran, kecintaan terhadap negeri serta seiya sekata dalam perbuatan. Boediono pun mengunjungi kantin kejujuran yang ada di SMA Negeri 40 Pademangan.
Boediono menuliskan kata bijak di kantin tersebut “Kejujuran adalah bagian dari watak pemimpin bangsa. Lanjutkan! Kantin Kejujuran,” demikian pinta Boediono, dalam pesan tertulis di atas kertas putih sebelum meninggalkan Kantin Kejujuran
Kantin Kejujuran adalah proyek percontohan penigkatan kejujuran di DKI Jakarta dan di Indonesia. Di SMA Negeri 40, kantin tersebut baru terbentuk pada awal Maret lalu sebelum kedatangan Wapres. Di kantin itu, siswa membeli dengan mengambil makanannya sendiri, membayar sendiri dan mengambil uang kembalian sendiri, tanpa melalui penjaga kantin.
Dalam acara itu, Boediono didampingi empat orang menteri kabinet, yaitu Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih, Menteri Pendidikan Nasional M Nuh, dan Menteri Agama Suryadharma Ali. Boediono juga mengajak pejabat lainnya di antaranya Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sugiri Syarief dan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo.
Boediono juga akan mengunjungi Puskesmas di Tambora Jakarta Selatan. Boediono akan melihat langsung pelayanan puskesmas terhadap warga miskin serta melihat kegiatan Posyandu dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) serta Ibu-Ibu PKK. Boediono juga berencana akan memberikan bantuan, tapi belum diketahui bantuannya berupa apa.
“Bentuk bantuannya masih dicari,” ujar seorang staf Wapres semalam di Istana Wapres.



