Bernafas Lamban Mengurangi Rasa Sakit

Pernahkah kamu bernafas dengan perlahan-lahan? ternyata bernafas perlahan bisa berfungsi sama baiknya dengan obat-obatan dalam menghilangkan rasa sakit.

Itulah studi yang baru-baru ini dilakukan. Dengan bernafas perlahan secara otomatis akan mengurangi jumlah tarikan nafas normal hingga setengahnya. Bernafas perlahan juga efektif mengurangi rasa sakit akibat terbakar dan juga membantu bagi mereka yang menderita sakit sendi dan otot kronis.

Normalnya orang dewasa sehat menarik nafas antara 12 dan 18 kali dalam kurun waktu satu menit. Kemudian dilakukan studi yang mengkondisikan orang untuk memperlambat aktivitas menarik nafas hingga sekitar enam kali dalam satu menit.

Dalam studi ini, para peneliti dari Amerika Serikat mempelajari sekelompok perempuan usia pertengahan sehat dan sekelompok perempuan yang menderita fibromyalgia. Fibromyalgia merupakan kondisi yang menyebabkan rasa sakit dan sampai sekarang belum diketahui penyebab pastinya.

Kemudian mereka dikelompokkan menajdi dua, kelompok pertama adalah yang ebrnafas normal, sedangkan kelompok kedua memeprlambat nafasnya hingga setengahnya. Kemudian setelah dibiasakan beberapa waktu berjalan, tangan mereka kemudian dilairi arus litrik. Ternyata kelompok orang yang membiasakan diri menahan nafas bisa lebih lama menahan rasa sakit akibat setruman arus listrik itu.

Bernafas perlahan mengurangi rasa sakit karena langsung mempengaruhi sistem saraf simpatik, serat-serat di sistem saraf pusat yang membantu mengontrol aliran darah dan suhu kulit. Studi-studi telah menunjukkan bahwa menenangkan sistem saraf simpatik bisa menghambat rasa sakit.

Popularity: 1% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.