Anak TKI Pertanyakan Nasib Sang Ayah
Senin (01/03) awal Maret ini, Torib, remaja berusia 16 tahun mendatangi kantor Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsos Nakertrans) setempat. Dia datang ke Dinsos Nakertrans untuk berkonsultasi terkait masalah yang menimpa ayahnya yang bekerja sebagai TKI di Saudi Arabia.
Torib adalah warga Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur, dia yang saat itu datang bersama adiknya meminta bantuan kepada Pemerintah suoaya ayahnya yang di penjara di Saudi Arabia saat ini bisa segera dibebaskan.
Ayah Torib dituduh melakukan pembunuhan. Sebenarnya awal kasus ini sudah bermula dari 5 tahun yang lalu, saat istri majikan ayahnya ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Riyadh. Suami korban yang juga majikan Ayah Torib lantas menuduh Torib sebagai pembunuhnya.
Torib menjelaskan bahwa sebenarnya status ayahnya belum jelas, karena proses hukumnya sendiri terhenti begitu saja, tapi Ayah Torib masih menjalani hukuman.
“Kami harap pemerintah bisa membantu masalah keluarga kami melalui hubungan diplomatiknya,” harap Torib.
Saat ditanya apakah ayahnya termasuk TKI resmi atau ilegal, Torib sendiri tidak mengetahuinya, Torib juga tak tau PT mana yang memberangkatkan ayahnya ke Arab 5 tahun yang lalu.
Sabar Santoso, Kepala Dinsos Nakertrans sendiri berjanji untuk menuntaskan kasus ini. “Kami akanĀ menghubungi Badan Nasional Pelayanan Penempatan Perlindungan TKI yang ada di Jakarta dan di Surabaya,” tuturnya.
Popularity: 1% [?]