Jenifer Dunn Diancam Dibon
Bintang FTV Jenifer Dunn yang kini menjadi terdakwa atas dugaan kepemilikan tujuh butir pil ekstasi mengaku sedang tertekan. Pengakuan itu disampaikan kuasa hukum sekaligus kekasihnya, Sunan Kalijaga.
“Kami selaku tim kuasa hukum Jenifer Dunn mendapat komplain dari keluarga Jenifer, baik mamanya, maupun saudaranya,” jelas Sunan.
Sunan menjabarkan komplain yang ditujukan kepada tim kuasa hukum Jenifer disebabkan oleh kliennya yang merasa tertekan di dalam rumah tahanan (rutan) Pondok Bambu. “Ini dikarenakan pada Sabtu 19 Februari 2010, Jenifer didatangi Kanit Narkotik Polsek Kebon Jeruk yang meminta Jenifer menandatangani berita acara orang lain,” beber Sunan.
Lanjut Sunan, sebaimana dijelaskan Jenifer bahwa berita acara yang diminta segera ditandatanganinya itu terkait dengan salah seorang saksi. “Adapun dalam berita acara tersebut kami ketahui ada seseorang yang terkait dalam kasus Jenifer tapi dilepas,” jelas Sunan.
Sunan mengatakan kliennya telah dipaksa untuk menandatangani berita acara itu. “Kurang lebih begini, ‘Jenifer kamu harus tandatangan berkas acara saudara Yanti, kalau tidak kamu akan mempersulit diri kamu di persidangan’,” jelas Sunan menirukan ucapan Kanit Reskrim tersebut.
“‘Jenifer Dunn bilang, ‘Saya tidak mengerti, saya minta didampingi kuasa hukum’,” sambung Sunan menirukan jawaban Jenifer.
Karena enggan menandatangani berita acara tersebut, menurut Sunan, Jenifer mengaku mendapat ancaman.
“Jenifer tentu menolak karena tidak didampingi pengacara, lalu dia dapat ancaman. Kanit Polsek Kebon Jeruk mengatakan ‘oke besok kamu akan saya bon (diambil untuk diperiksa kembali) keluar dari Pondok Bambu’,” ujar Sunan menirukan ucapan Kanit Narkotika sebagaimana yang diadukan Jenifer.
Atas adanya dugaan ancaman tersebut, Sunan mengaku sudah melaporkan hal yang dialami Jenifer ke Polda Metro Jaya. “Saya sudah laporkan ke Polda di mana saudara Kanit ini sudah melampaui batas kepolisian. Di mana dia mengancam. Apalagi semestinya ketika masuk persidangan sudah tidak ada pemeriksaan oleh kepolisian,” tegas Sunan.
Hingga kini, dengan apa yang dialami Jenifer, Sunan enggan berspekulasi apa motif dilakukan Kanit Narkotika tersebut.
“Saya rasa terlalu prematur kalau saya mengatakan ada apa, dan mengapa. Tapi saya akan terus selidiki apakah ada oknum atau memang perintah,” pungkasnya.
Hingga saat ini, belum bisa diperoleh informasi dari pihak Kanit Polsek Kebon Jeruk mengenai dugaan ancaman itu. *
Popularity: 1% [?]