Peluang Magang Perawat Di Jepang Untuk Warga NTB

Selain Taiwan, Jepang juga membutuhkan tenaga kerja perawat yang akan dipekerjakan sebagai pengasuh orang tua lanjut usia. Namun kesempatan ini belum dimanfaatkan oleh para warga Nusa Tenggara Barat.

Kesempatan menjadi Care Worker (pengasuh orang lanjut usia) DI Jepang ini sebenarnya adalah bentuk kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Jepang. Pendaftaran untuk penempatan TKI perawat dilakukan oleh Pusat Pemberdayaan Profesi dan Tenaga Kesehatan Luar Negeri (Puspronakes LN) Kementerian Kesehatan dan untuk TKI care worker oleh BP3TKI.

Kesempatan magang di Jepang yang akan dipekerjakan sebagai pengasuh orang tua lanjut usia memang diperuntukkan oleh warga NTB. Kepala BP3TKI Mataram, NTB I Komang Subadra menyatakan bahwa sampai sekarang belum lulusan Akper yang mendaftarkan dirinya di kesempatan ini. Padahal pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 1 Februari dan berakhir hingga 26 Februari mendatang.

“Belum ada lulusan Akper di NTB yang mendaftar” kata I Komang.

Memang, I Komang mengakui bahwa Lulusan Akper di NTB memang banyak, namun sedikit sekali yang memenuhi persyaratan seperti yang diajukan oleh Pemerintah Jepang. Kesulitan ini terutama harus menyertakan sertifikat pelatihan “care worker” yang dikeluarkan Ditjen Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalattas) Kemenakertrans. Dalam data yang didapat, hanya ada dua orang yang pernah mengikuti pelatihan tersebut, namun mereka juga tak mendaftar.

Sebenarnya, peluang magang di Jepang ini sudah disosialisasikan sejak beberapa bulan yang lalu baik oleh BNP2TKI sendiri atau BP3TKI Mataram.

Anda berminat? selain bersertifikat seperti yang telah disebutkan diatas, Anda haruslah lulusan D3, D4 lulusan Akper dan nonkeprawatan, atau lulusan sarjana (S1). Biayanya gratis, kecuali biaya pasprot dan medical check up harus ditanggung sendiri oleh pencari kerja.

Popularity: 2% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.