Cuaca Buruk, Bandara Adisucipto Sempat Ditutup
Setelah sempat ditutup akibat cuaca buruk, Bandara Adi Sucipto di Yogyakarta kembali dibuka. Penerbangan yang sempat terganggu pun kini kembali normal.
“Ini sudah dibuka kembali. Memang tadi cuaca sangat buruk, sehingga jarak pandang terbatas,” kata Manager Operasional PT Angkasa Pura I, Halida menjelang Rabu malam (17/2).
Menurut Halida, penerbangan pertama dari bandara tersebut setelah dibuka kembali adalah Garuda Indonesia Airways 212 dengan tujuan Jakarta pukul 17.15 WIB. Sedangkan pendaratan pertama adalah pesawat Batavia Air dari Pontianak yang landing sekitar pukul 17.30 WIB.
Pada saat bandara ditutup, lanjut Halida, setidaknya ada tiga pernerbangan menuju bandara itu yang dialihkan. Yaitu Mandala Air dari Balikpapan dialihkan ke Surabaya, Sriwijaya Air dari Jakarta dialihkan ke Solo, dan Batavia Air dari Jakarta dialihkan ke Surabaya. “Saat ini sudah normal,” jelas Halida.
Sebelumnya, penerbangan pesawat Lion Air JT 550 rute Jakarta-Yogya juga sempat tertunda di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. Pilot mengumumkan pesawat yang sudah di landasan pacu tersebut harus kembali ke apron karena cuaca di bandara tujuan sedang buruk.
Sebuah pesawat milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air dari Jakarta tujuan Yogyakarta terpaksa mendarat di Bandara Adi Soemarmo, Solo. Pengalihan tersebut terkait cuaca Yogyakarta yang buruk sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan di Bandara Adi Sucipto.
“Tadi mendarat pukul 16.20 WIB dengan selamat. Saat ini pesawat Sriwiijaya Air tersebut masih di Solo menunggu cuaca di Yogyakarta kembali membaik,” kata Airport Duty Manager Bandara Adi Soemarmo, Solo, Edy Martono.
Edy mengatakan ada beberapa pendaratan yang dialihkan terkait kondisi cuaca tersebut. Hingga saat ini Bandara Solo baru menerima satu pengalihan pendaratan dari Yogyakarta.
Namun dia mengatakan, ada pula pesawat tujuan Yogyakarta yang dialihkan ke Semarang. Kendala cuaca yang membuat pesawat batal mendarat di Yogyakarta adalah karena banyak genangan air di landasan akibat hujan deras yang terjadi di Kota Gudeg tersebut.
Salah satu penumpang Lion Air Lion Air JT 550 rute Jakarta-Yogyakarta yang batal take off dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng mengatakan pilot mengumumkan bandara tujuan ditutup karena hujan yang cukup lebat dan angin kencang.
“Kata pilotnya, tidak bisa terbang karena mendapat laporan cuaca di Jogja buruk, hujan deras, dan angin,” kata Maryadi. *
Popularity: 1% [?]