Beda Bos Jepang dan Amerika

bossPembagian bonus kepada eksekutif perusahaan penerima dana talangan di Amerika Serikat menjadi buah bibir di berbagai negara. Para pengamat kemudian membandingkan perilaku bos Amerika dengan Jepang dalam menghadapi resesi ekonimi saat ini. Aksi foya-foya yang d ilakukan eksekutif di Amerika mengundang protes jutaan orang yang kehilangan lapangan pekerjaan. Sebaliknya di Jepang, para eksekutif di sana bersedia menerima pemotongan gaji atau bekeja tidak dibayar untuk menyiasati resesi global.
Lihat saja waktu industri otomotif Amerika merengek tambahan modal kepada pemerintahnya karena penjualan mobil dan jumlah uang beredar di Amerika, turun. Para bos dari tiga perusahaan otomotif besar di Amerika, General Motors, Ford, dan Chrysler, datang memohon kepada parlemen di Ibukota negara dengan jet pribadi. Sementara bos Japan Airlines, perusahaan penerbangan terbesar Jepang berangkat kerja naik angkutan kota. Haruka Nishimaru, bos Japan Airlines itu juga mengurangi gajinya dan makan siang di kantin kantor bersama bawahannya.

Haruka bukan satu-satunya bos besar di Jepang yang melakukan itu. Survey Nikkei, bursa efek Jepang, menunjukkan bahwa ada lebih 200 perusahaan yang terdaftar di bursa, yang mengurangi gaji bos-bosnya. Kalau itu tidak cukup mengesankan, coba lihat sejak kapan pemotongan itu dilakukan. Industri otomotif serta finansial di Amerika mulai berjatuhan pertengahan 2008 ditandai dengan permintaan bantuan keuangan dan pengambilalihan beberapa perusahaan keuangan oleh pemerintah Amerika. Industri di Jepang sudah mengantispasi hal itu dengan mengurangi gaji para eksekutifnya sejak April 2008. Dan sampai saat ini belum ada perusahaan Jepang yang meminta tolong pada pemerintahnya, walaupun beberapa besar seperti Toyota dan Honda sudah mempertimbangkan untuk melakukan hal itu. *



Baca Juga :


8 Comments

  1. Aqid says:

    Kultur budaya Jepang memang harus di akui dalam hal itu, dan kita perlu sedikit mengambil pelajaran berharga dari situ.
    Demikian juga dengan sikap borjuis umumnya masyarakat US yang sudah terbentuk pula dari dulu, arogan dan cenderung apriori, under estimate terhadap suku bangsa lain yang ada di dunia ini (sama dgn Ingrris sebagai nenek moyang mereka).
    Tapi itupun bisa kita jadikan pelajaran, khususnya mengenai perbedaan sikap positif dan negatif dari keduanya, kita ambil yang terbaik.

    We’re just as the way we are.

  2. jay says:

    wah… jepang emang bangsa mandiri ya, salut deh! kalo amrik, mungkin karena mereka keturunan bangsa barbar, jadi perilakunya ndak jelas :(

  3. salut deh ama jepang negara yang tob markotob

  4. skydrugz says:

    Org jepang keren, ya!

  5. cepsalse says:

    mmm…..patut di tiru neh gaya boss jepang…

    bntar lagi kan mau jadi boss..:)

  6. amat says:

    Kalau bos Indonesia gimana. Emang gua pikirin. Kayaknya sama deh dengan bos-bos di Amrik sono.

  7. edy sulistiya says:

    aaaahhhhhhhhhhhhh……………………nggak bisa ngebayangin rasanya jadi bossss………..,kalo bossssok ya aku ngerti wong tiap hari golek duwit sulitnya bukan maen alias bossssok

  8. daisuke says:

    KALO BOS D INDONESIA SAMA KAYAK AMRIK DAN EROPA BEDANYA AMRIK DAN EROPA ADL NEGARA MAJU JADI WAJAR MRK BERBUAT BEGITU SEDANG INDONESIA UDAH NEGARA KERE TAPI BERLAGAK SOK ITU YG GAK WAJAR