Presiden Tak Akan Rombak Kabinet

Akankah ada perombakan Kabinet menyusul ketidakpaduan koalisi partai pendukung SBY-Boediono di DPR? Pengamat politik Sukardi Rinakit yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak akan berani melakukan perombakan kabinet karena ia lebih menekankan politik pencitraan.

“Saya yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tak akan berani lakukan perombakan kabinet,” katanya.

Menurut Sukardi, pernyataan akan adanya perombakan kabinet yang dilontarkan Partai Demokrat hanya sekedar pernyataan politik saja yang akan sulit untuk dilaksanakan. Dalam pandangan Sukardi, dengan situasi politik yang memanas sekarang ini, kemudian pansus Angket Bank Century yang belum selesai, serta adanya tekanan publik yang semakin keras, maka Presiden SBY tidak akan berani mengambil resiko. Namun, tambah Sukardi, jika Boediono dan Sri Mulyani tetap saja dipertahankan, maka itu juga akan membebani pemerintahan.

“Meskipun masyarakat memvonis Boediono dan Sri Mulyani telah bersalah dalam kasus ini, namun hemat saya Presiden SBY tak berani. Politik pencitraan akan tetap dilakukan (SBY),” kata Sukardi.

Sementara itu, Ketua Panitia Khusus Idrus Marham mengatakan panitia tidak lagi perlu memanggil kalangan perbankan dan pengusaha. “Sudah tidak perlu lagi memanggil mereka,” kata Idrus.

Menurut Idrus, pemanggilan kalangan perbankan dan pengusaha terkait dengan proses merger, FPJP, serta penyertaan modal sementara. Padahal, kata Idrus, proses penyelidikan panitia khusus sudah memasuki tema terakhir kasus Century, yaitu menyangkut aliran dana Century. Menurut Idrus, pada Senin panitia khusus sudah mendengarkan pandangan fraksi terkait merger, pemberian FPJP, dan PMS.

“Kalau kita panggil lagi, kita mundur ke belakang,” ujar dia.

Sebelunya Sekjen Partai Demokrat Amir Syamsuddin meminta agar fraksi anggota koalisi mengubah pandangan dalam kasus Century. Sebab, panitia khusus tidak akan memanggil kalangan perbankan dan pengusaha seperti harapan Demokrat. Amir sebelumnya mengatakan ada dua isue yang diharapkan bisa mengubah pandangan fraksi anggota koalisi. Kedua isue itu adalah soal perubahan PBI tentang CAR delapan persen menjadi dua persen, serta isue penetapan Bank Century menjadi bank gagal berdampak sistemik. Agar harapan perubahan itu terjadi, Amir meminta panitia khusus untuk meminta keterangan dari kalangan perbankan dan pengusaha.



Baca Juga :


Comments are closed.

Bagi TKI / BMI yang sedang bekerja di Hong Kong, dapatkan Rumah Idaman anda di : Blitar, Malang, Kediri dan Madiun. Syarat Pengajuan KPR Foto Copy : Hongkong ID card, Passpor, Kontrak Kerja. Hubungi : Flat B, 4th Floor, Fairview Commercial Bldg, 27 Sugar Street, Causeway Bay, HKG Tel. +852 2577 0061 Hp. +852 9144 0257. Info selengkapnya: http://www.pancaland.com •