MoU TKI Malaysia Tunggu Kesepakatan Gaji dan Biaya
Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhaimin Iskandar menyatakan bahwa MoU atau nota kesepakatan TKI dengan Malaysia masih menunggu kesepakatan biaya penempatan.
Muhaimin Iskandar mengaku bahwa pihak Pemerintah masih keberatan mengenai usulan biaya pemberangkatan disamakan antara TKI dari Medan, dari Jakarta dan Kalimantan. Jadi penandatangannya agak tertunda karena menunggu hasil dari Join Working Group.
Sebenarnya Pemerintah ingin adanya harga standard di berbagai daerah asal TKI yang fleksibel. Mengenai gaji TKI Malaysia sendiri pemerintah ingin tidak kurang dari 800 ringgit, sedangkan Malaysia masih ingin 500 ringgit.
Jadi Pemerintah juga ingin adanya kesepakatan standard gaji minimumĀ dalam MoU yang akan ditandatangani ini. Sedangkan Malaysia sendiri tidak mengenal standard minimum, tapi gaji awal.
“ini masih tarik menarik kesepakatan” kata Muhaimin
Sebelumnya Pemerintah melakukan moratorium TKI di sektor penata laksana rumah tangga (PLRT) ke Malaysia sejak 25 Juni 2009 mengingat banyaknya kasus kekerasan dan minimnya perlindungan TKI di Malaysia. Jadi dengan MoU ini diharapkan kejadian seperti yang sebelumnya tidak terjadi lagi.
Popularity: 2% [?]
yg utama adalah masalah perlindungan TKI di tempat kerja terutama sektor rumah tangga, malaysia masih mengijinkan proses rekrut melalui individu bagi majikan, inilah yg sangat rentan akan terjadinya penyimpangan kesepakatan kerja dan penganiayaan terhadap TKI karena sulit dimonitor.