Pernyataan PKS Dibantah Demokrat

Menjawab pernyataan Mahfud Siddiq yang menyatakan bahwa kesalahan Boediono terkait kasus Bailout Century yang mencapai 80%, Demokrat menyangkal pendapat politisi PKS ini.

Achsanul Qosasi, anggota Pansus Century dari parta Demokrat berpendapat bahwa mungkin Mahfud tak menerima informasi yang jelas mengenai ini, apa yang diungkapkan Mahfud hanyalah tahap awal, masih belum sepenuhnya kesimpulan.

Demokrat sendiri bisa memaklumi apabila PKS menyampaikan bahwa 80% kesalahan terletak pada BI (Bank Indonesia) karena memang terjadi banyak kesalahan dalam proses merger dan akuisisi antara tahun 2001 sampai tahun 2004.

Achsanul menambahkan kesalahan tidak semata-mata terletak pada Boediono, tapi di BI. “Boediono kan baru menjabat jadi Gubernur BI tahun 2008. Jadi menurut saya kurang pas menyampaikan kesalahan Boediono 80. Kesalahan besar itu ada dalam proses akuisisi dan merger,” kata Achsanul.

Mengenai tindakan Sri Mulyani yang saat itu menjadi ketua KSSK, Achsanul menilai bahwa yang dilakukan lembaga pimpinan Sri Mulyani ini adalah menyelamatkan perekonomian lewat PMS (Penyertaan Modal Sementara) dan Fasilitas Pendanaan Jangka Pendek atau FPJP tujuannya adalah untuk menyelamatkan kondisi perbankan.

Bukti empirisnya adalah krisis di Indonesia kembali pulih setelah dilakukan penyelamatan soal century ini, Lanjut Achsanul, ini menjadi bukti yang kuat.



Baca Juga :


Komentar