Tutup Sementara Penarikan Uang dari Australia

atm1Pascapembobolan ATM enam bank di Bali, bank BCA akan menutup sementara penarikan dana dari Australia. “Untuk sementara penarikan dana dari Australia kita tutup dulu,” kata Wakil Presiden Direktur Bank BCA Jahja Setiaatmadja.

Jahja menyampaikan permohonan maaf perusahaannya kepada para pelajar atau lainnya yang mengalami kesulitan dalam penarikan dana tersebut. “Jadi mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Ini dilakukan untuk hal yang lebih besar,” jelas Jahja.

Dia juga mengatakan bahwa kerugian 200 nasabah yang mencapai Rp5 miliar akan diganti dalam waktu tiga kali 24 jam. “Setelah dilakukan verifikasi benar karena `skimming` kami akan ganti, karena ini bukan kesalahan nasabah,” jelasnya.

Jahja juga menegaskan kasus pembobolan ATM ini adalah penggandaan kartu, sehingga data base masih aman. Wakil presiden direktur Bank BCA ini juga menginformasikan bahwa kasus pembobolan dana nasabah ini semuanya dilakukan melalui ATM dan tidak ada yang melalui e-banking. “Kami belum menemukan dari transaksi e-banking, karena sistem ini lebih aman,” katanya.

Sementara itu, tim khusus Mabes Polri kembali menangkap tujuh orang yang diduga sebagai pelaku pembobolan nasabah bank melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM). “Masih berkembang terus, sementara sepuluh orang (diduga pelaku) ditangkap di Jakarta dan Kalimantan,” kata Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri Komjen Pol Ito Sumardi.

Dengan demikian, polisi sudah menangkap sekitar 10 orang yang diduga kuat terlibat sindikat pembobolan tabungan nasabah bank nasional melalui ATM di sejumlah wilayah di Indonesia.

Pada Jumat (22/1) pagi, tim khusus Mabes Polri berhasil menangkap dan menetapkan satu orang tersangka berinisial F yang terindikasi terlibat pencurian sejumlah tabungan nasabah melalui mesin penarikan uang tunai otomatis. Kemudian, tim Direktorat Reserse Kriminal (Ditreskrim) Polda Kalimantan Barat menangkap dua tersangka lainnya sebagai pembobol ATM di Pontianak.

Tidak lama berselang, penyidik kepolisian meringkus tujuh orang yang diduga pelaku pembobolan ATM di wilayah Jakarta dan Kalimantan. Namun demikian, Ito belum menyebutkan status ketujuh pelaku yang diringkus polisi karena masih dalam penyelidikan.

Selain menangkap tersangka F, polisi juga mengamankan uang tunai Rp23 juta, komputer, beberapa jenis kartu ATM dan alat pendeteksi kode nomor rahasia atau PIN pemegang kartu ATM (skimmer). Sebelumnya, sejumlah nasabah bank nasional, yakni Bank Mandiri, BII, BCA, BRI, BNI dan Bank Permata melaporkan kehilangan uang tabungan kepada pihak kepolisian.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) mengatakan penggunaan kartu anjungan tunai mandiri (ATM) berbasis chip akan dipercepat setelah terjadinya pembobolan dana nasabah belum lama ini. “Ini dimungkinkan, tapi masih perlu dibicarakan,” kata Direktur Pengawasan Bank III BI Erwin Rianto.

Menurut Erwin, pembicaraan ini diperlukan karena menyangkut dana yang lebih besar dibandingkan kartu berbasis magnetik. Selain dari fisik lebih mahal, dari sisi jumlah juga banyak karena kartu ATM mencapai 44 juta kartu.

Dia juga mengatakan bahwa penggunaan kartu ATM berbasis chip ini juga perlu penyesuaian perangkat keras dan perangkat lunaknya. BI saat ini baru mewajibkan kartu berbasis chip untuk kartu kredit, sedangkan untuk kartu debet dan lainnya masih belum diwajibkan. *



Baca Juga :


Comments are closed.

Bagi TKI / BMI yang sedang bekerja di Hong Kong, dapatkan Rumah Idaman anda di : Blitar, Malang, Kediri dan Madiun. Syarat Pengajuan KPR Foto Copy : Hongkong ID card, Passpor, Kontrak Kerja. Hubungi : Flat B, 4th Floor, Fairview Commercial Bldg, 27 Sugar Street, Causeway Bay, HKG Tel. +852 2577 0061 Hp. +852 9144 0257. Info selengkapnya: http://www.pancaland.com •