Tere dan Sarah Ragukan Keamanan

tere_calegBerita seputar dugaan tewasnya tewasnya gembong teroris Noordin M Top setelah tertembak di dada dalam penggerebegan yang menghabiskan waktu kira-kira 17 jam di Temanggung, Jawa Tengah, juga tak lepas dari sorotan penyanyi, pencipta lagu, dan wakil rakyat Tere.

Menurutnya, walaupun Noordin tewas, bukan berarti Indonesia sudah aman. “Indonesia belum bisa dipastikan aman atau enggak. Noordin M Top yang tertembak, tapi sampai sekarang belum aman,” ujar Tere.

Tere menegaskan, konsentrasi sebaiknya tak hanya pada Noordin. Pasalnya, menurut Tere, masih ada teroris-teroris lain yang mengintai di luar sana dan masih berpotensi menimbulkan bahaya laten. “Pasti masih ada di bawah-bawahnya. Mudah-mudahan yang terlibat bisa tertangkap dan, yang penting, keamanan buat masyarakat,” katanya.

Artis Sarah Azhari juga menilai Indonesia belum aman, a[alagi ia tak yakin bahwa mayat yang tewas diberondong peluru dan bom dalam operasi teroris Tim Detasemen Khusus 88 di Temanggung adalah gembong teroris asal Malaysia itu. Ia bahkan pesimistis polisi sanggup menumpas jaringan Noor Din. “Saya masih tanda tanda. Ya,tanda tanya saja. Mereka kan mati satu tumbuh seribu. Jadi kalau optimis, I don’t think so,” ujar Sarah.

Masih tanda tanya itu, kata dia, karena Kepolisian memang belum memastikan bahwa mayat tersebut Noor Din. Kepastian siapa jasad itu masih menunggu hasil tes DNA dengan sejumlah keluarga Noor Din M Top di Indonesia maupun di Malaysia.

Meski menduga jaringan teroris masih berkeliaran, Sarah tak takut untuk pergi ke tempat keramaian seperti nonton konser rock. Lebih-lebih dalam pergelaran kali ini, Sarah harus datang demi melihat langsung bintang pujaannya, Mr. Big. “Saya berpikir positif dan realistis, di mana-mana kalau ada bahaya ya bahaya,” kata ibu dua anak yang selalu tampil seksi itu. Ia percaya, peregelaran konser musik bisa menangkal citra Indonesia yang dikesankan tidak aman.

Dengan seringnya ada konser dari kelompok musik mancanegera, kesan negatif Indonesia di mata dunia bisa berkurang.”Saya antusias banget. Mudah-mudahan bisa balikin nama Indonesia dari cap tidak aman,” kata Sarah berharap.

Perempuan kelahiran Jakarta, 16 Juni 1977 ini tak ambil pusing dengan ancaman bom di tempat keramaian.”Saya berpikiran positif saja dan berdoa semoga aman.” Ia berharap, mayat yang diduga Noor Din yang disergap tim Detasemen Khusus 88 di Dusun Beji, Kedu, Temanggung, Jawa Tengah, itu benar. *

Popularity: 1% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.