Agustus, Garuda Langsung ke Seoul

logo_garuda_indonesiaPenerbangan internasional Garuda Indonesia akan terus bertambah. General Manager Garuda Indonesia di Korea Selatan, Ryanto Adi Winarso mengatakan, bulan Agustus mendatang, pihaknya akan membuka penerbangan langsung ke Korea Selatan pulang-pergi.

Saat ini penerbangan rute Indonesia-Korea Selatan masih harus transit di Bali baru kemudian berhenti di Jakarta. “Banyak desakan permintaan agar penerbangan dibuka secara langsung melalui pintu Jakarta, agar wisatawan lebih fleksibel menuju ke kota mana saja,” kataya.

Menurut Ryanto, dengan sistem transit melalui Bali saja rata-rata load factor penumpang selalu di atas 70 persen. “Saya yakin dengan penerbangan langsung, load factor-nya akan lebih tinggi. Kami mengusahakan agar rute Korea-Bali tetap di pertahankan, jadi ada dua rute,” katanya. Penerbangan Korsel-Jakarta menggunakan pesawat jenis Airbus dengan kapasitas sekitar 250 kursi. Selain Garuda, Korea Air juga membuka rute Korsel-Jakarta.

Terkait dengan dampak bom Jakarta, Ryanto mengatakan, dalam jangka pendek Garuda pasti akan terkena imbasnya. Namun, ia yakin hal itu hanya berlangsung sebentar. “Orang pasti shock untuk sementara, tapi setelah itu akan normal kembali,” ujarnya. Untuk mengantisipasi dampak psikologis wisatawan dari Korea Selatan pascaledakan bom di Jakarta, Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Provinsi Nusa Tenggara Barat akan memprioritaskan penerbangan ke Lombok melalui rute Korsel-Singapura-Lombok.

“Sekarang kami belum punya penerbangan langsung Korsel-Lombok, tetapi kami punya penerbangan langsung Singapura-Lombok. Kalau turis Korsel merasa tidak nyaman menggunakan rute Jakarta atau Bali, lebih baik pakai rute transit di Singapura,” kata Awan Aswinabawa, Ketua Asita NTB.

Menurut Awan, ledakan bom akan memengaruhi tingkat kunjungan turis asing ke Lombok. Meski begitu, ia yakin dampaknya tidak akan berlangsung lama. “Saya sudah lega karena ternyata tidak ada eksodus dari Lombok. Turis masih merasa nyaman dan aman di sana. Mungkin yang mau datang masih berpikir dua kali karena pertimbangan keamanan,” katanya. *

Popularity: 4% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.