Mobil Kurir BNI Dirampok, Rp 15 M Amblas

money1Perampokan ATM dan kurir uang bank semakin merajalela. Sebuah mobil kurir uang merek Isuzu Panther berwarna biru milik perusahaan kurir dirampas perampok di sekitar Tanjung Duren-Tambora, Jakarta Barat, Senin malam (13/7). Mobil dilarikan kawanan perampok ke jalan tol dalam kota menuju ke arah Tanjung Priok-Ancol, Jakarta Utara, dan ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Perampokan terjadi sekitar pukul 19.00, saat mobil itu melaju dari arah Bandara Soekarno Hatta menuju kawasan Senayan, Jakarta Pusat. Mobil Panther yang membawa uang tunai tersebut dikemudikan Ahmad ditumpangi Ade, karyawan PT Sisco, dan Bripda Edi Purnawan, petugas bagian Samapta Polda Metro Jaya.

Di tengah jalan tiba-tiba mobil Suzuki APV warna hitam menyerempet. Bripda Edi pun turun mendatangi mobil yang menyerempet. Saat turun, polisi meninggalkan pistol di mobil pengangkut uang sehingga tak berdaya ketika ditarik oleh pria bercadar ke dalam mobil. Ia disandera kawanan itu.

Empat dari lima rampok yang mengenakan cadar itu keluar dari mobilnya dan menodongkan senjata api ke dalam penumpang mobil pengangkut uang tersebut. Penumpang dalam mobil Panther pun tak berkutik. Mereka pun disandera di dalam mobil. Kemudi mobil diambil alih salah satu pelaku. Mobil kembali berjalan dan menjelang pintu keluar tol di Jalan Latumenten, Edi diturunkan dengan paksa. Edi yang berjalan kaki keluar jalur bebas hambatan langsung melapor ke kantornya dan melaporkan perampokan itu ke Polsek Tanjung Duren dan Polda Metro Jaya.

Dani, seorang warga di kawasan Tambora, mengatakan, mobil yang dirampas di dekat Pasar Tambora bernomor polisi B 8252 KW. ”Katanya ada polisi yang menjaga mobil kurir uang ikut disandera. Mobil itu baru saja mengisi uang di ATM. Dengar-dengar ada uang miliaran rupiah masih ada di dalam mobil saat dibajak perampok,” kata Dani. Para perampok yang diperkirakan berjumlah empat atau lima orang mengendarai sebuah Suzuki APV dan memepet mobil kurir uang itu.

Untuk menyelidiki kasus tersebut, kini polisi memeriksa dua saksi yakni Joni (satpam) dan Bripka Edy P, anggota polisi (samapta). Kepala Kepolisian Sektor Tanjung Duren, Komisaris Polisi Joni Iskandar mengatakan, kendaraan jasa pembawa uang bernomor polisi B 8252 KW itu dihadang kawanan perampok bersenjata api di ruas jalan tol dalam kota, Latumenten, Jakarta Barat. Bripka Edy berhasil menyelamatkan diri setelah ditinggalkan kawanan perampok di jalan tol. Dia kemudian melaporkan peristiwa perampokan ini ke Polsek Metro Tambora, Jakarta Barat. Mobil yang dibawa kabur oleh kawanan tersebut ditemukan di Jalan RE Martadinata dalam kondisi kosong.

Dalam aksinya, kawanan tersebut diduga berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang sejumlah benda di wilayah yang berbeda. Selasa (14/7) siang, Kepolisian Sektor Cakung mengamankan enam karung uang yang diduga barang bukti kasus pencurian uang Rp 15 miliar di tol dalam kota, Tanjung Duren. “Ada enam karung yang diamankan. Namun, tidak ditemukan uangnya,”ujar Kapolsek Cakung, Komisaris Polisi Yayat Popon. *

Popularity: 1% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.