Pemilih Pilpres Bertambah 3-8 Persen
Jumlah pemilih pada Pemilu Presiden (Pilpres) 8 Juli diperkirakan bertambah tiga sampai delapan persen dibandingkan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Legislatif 9 April 2009.
Penambahan jumlah pemilih itu berasal dari para pemilih pemula yang baru berusia 17 tahun, kata anggota KPU I Gusti Putu Artha di Jakarta, Minggu sebelum mengikuti rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT).
“Kalau peningkatan DPT pasti terjadi dan berkisar antara tiga sampai delapan persen karena logika rasional. Artinya kalau pada pemilu legislatif DPT-nya hanya sampai 9 April sekarang yang berusia 17 tahun kan bertambah dalam rentang waktu 9 April sampai 8 Juli,” katanya.
Rapat pleno KPU diadakan untuk sinkronisasi data yang dibawa dari provinsi maupun kabupaten/kota sebelum ditetapkan menjadi DPT Pilpres. “Kita akan melakukan cross check data dari provinsi, apakah sama dengan kabupaten/kota atau tidak sehingga kita bisa mendapat data yang akurat,” katanya.
Sementara itu, pasangan capres-cawapres mulai melakukan pengerahan massa. Koalisi kerakyatan Jawa Timur mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden-wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Minggu (30/5) di Gelora Pancasila Surabaya.
Koalisi kerakyatan ini menjanjikan 6 juta suara untuk pasangan itu. Ketua Gerakan Koalisi Kerakyatan Jatim Ach Rifai Abdullah mengatakan, koalisi ini terdiri atas gabungan sembilan lembaga swadaya masyarakat, aktivis, dan praktisi.
Sedangkan Tim Kampanye Nasional JK-Win menargetkan 10-15 juta suara dari masyarakat pesisir di seluruh Indonesia. “Untuk daerah pesisir Jakarta kami menargetkan 500.000 suara pada pilpres nanti,” kata Alwi Hamu, Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional JK-Win, menjelang acara Deklarasi Koalisi Masyarakat Pesisir, Nelayan, Pelayaran, dan Pelabuhan Indonesia di Tempat Pelelangan Ikan Cilincing, Jakarta, Minggu (31/5).
Ia mengatakan bahwa target tersebut realistis mengingat peran JK saat menjadi Menko Kesra dan Wapres sangat memperhatikan pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir. “JK telah membuktikannya,”ujar Alwi.
Untuk itulah, lanjutnya, jika terpilih, JK akan memberikan kemudahan kepada para masyarakat pesisir, seperti nelayan, untuk mendapatkan kredit murah. Dengan demikian, para nelayan bisa memperoleh peralatan yang lebih baik.
Di acara yang juga dihadiri purnawiran pendukung JK, Jend Pol (Purn) Dr Drs Chaeruddin Ismail, ini dipadati juga dengan anak-anak balita. Mereka asyik menikmati musik dangdut dan makanan kecil yang disediakan panitia. Sementara orangtua mereka beberapa kali meneriakkan “ewako” ketika nama JK-Win dikumandangkan. Kata yang berasal dari kata Bugis yang berarti “lawan” itu menunjukkan semangat pantang menyerah dalam menghadapi tantangan. *
Popularity: 1% [?]