BNP2TKI Siapkan TKI ke Jepang dan Korea, Menakertrans Lepas TKI Informal
Badan Nasional Penempatan TKI (BNP2TKI) kini menyiapkan ratusan calon TKI ke Jepang dan Korea. Sebaliknya Menakertrans Erman Soeparno memilih melepas ribuan TKI informal dari Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya Gerakan Pengurangan Pengangguran.
Saat ini sbanyak 467 orang Calon TKI (CTKI) bidang kesehatan tengah mengikuti tes akhir seleksi penempatan ke Jepang di BNP2TKI. Mereka akan mengikuti seleksi ini penempatan kedua setelah sebelumnya pada Agustus 2008 Indonesia menempatkan 208 perawat ke negara Sakura. Menurut Direktur Kerjasama Luar Negeri Kawasan Asia Pasifik dan Amerika DR Haposan Saragih, ke-467 orang Calon TKI itu kini sedang menjalani interview dan Attitude Test oleh para tenaga penguji dari Japan International Corporation and Walfare Service (JICWELS).
Dari 1.000 TKI Kesehatan yang diminta Jepang dengan masa kontrak 2 tahun (2008-2009), terdiri atas 400 orang untuk perawat (nurse) dan perawat jompo (careworker) sebanyak 600 orang. “Kami berharap sisa CTKI 325 orang (tahap ketiga) bisa ditempatkan tahun ini. Kalau tidak kita akan minta diusahakan tahun 2010 bersamaan dengan permintaan kuota baru,” harap Haposan.
Sesuai jadwal, rencananya ke-467 CTKI ini akan ditempatkan pada 13 November 2009. Adapun sisa kuota sebesar 325 orang tenaga kesehatan akan dibicarakan kembali dengan pihak Jepang . Pemerintah Jepang sejak tahun 2009 ini juga memberi kesempatan kepada Filipina untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja bisa kesehatan. Seperti halnya Indonesia, Filipina-pun mendapatkan permintaan 1.000 orang untuk kontrak selama 2 tahun. “Selain negara pesaing Filipina, perekrutan sisa TKI bidang kesehatan sebanyak 325 orang dari Indonesia ke Jepang kini banyak diminati warga Jepang yang terkena PHK akibat krisis global,” ungkap Haposan yang fasih berbahasa Jepang.
Program penempatan TKI ke Jepang ini dicapai melalui program IJEPA (Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement) pada November 2006 di Tokyo, Jepang—ditandatangani Presiden SBY bersama Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe– kemudian ditindaklanjuti nota kesepahaman antara BNP2TKI dan Japan International Corporation of Welfare Services (JICWELS) pada Mei 2008 lalu di Jakarta.
Sedangkan calon TKI ke Korea Selatan akan diumumkan hasil seleksinya pada 22 Mei 2009. Tenaga Kerja Indonesia (TKI) formal yang lulus seleksi akan ditempatkan di empat sector, yaitu manufacturing, constructions, services, agriculture & livestock, dan perikanan. “Peserta bisa datang langsung ke kantor BNP2TKI untuk melihat pengumumannya atau melihat di media massa yang kita pasang,” ujar Hapaosan.
Untuk peserta yang lulus ujian, menurut Hapaosan, Korsel telah menyediakan empat sektor lapangan kerja yang siap menampung mereka, yaitu di sector pabrikan (manufacturing), bangunan (constructions), jasa (services), pertanian (agriculture), dan perikanan (fisher). “Dari empat sektor lapangan kerja ini, manufacturing menempati posisi pertama yang paling diminati TKI formal. Jumlah peminatnya mencapai ribuan orang. Para TKI yang lulus seleksi, akan dikontrak selama dua tahun oleh Korea hingga akhir 2010, ” kata Direktur Kasanan Asia Pasifik dan Amerika BNP2TKI itu.
Diakui Hapaosan, Calon TKI formal yang mengikuti ujian saringan masuk ke Korsel berjumlah 41.996 orang. Jumlah ini merupakan peningkatan lima kali lipat dibanding tahun-tahun sebelumnya. “Meski kondisi ekonomi dunia sedang terkena krisis keuangan global, ternyata tidak menurunkan minat Calon TKI untuk mencari nafkah di Korea. Jumlah peserta test ujian bahasa Korea sungguh luar bisa, sangat banyak hingga melebihi kuota yang dinginkan Korea,” kata Hapaosan.
Sebagaimana diinformasikan BNP2TKI telah menyelenggarakan ujian untuk TKI formal ke Korea dengan sukses. Ujian tersebut telah dilaksanan di enam kota besar dengan jumlah peserta yang sangat banyak. Di Jakarta saja misalnya, jumlah peserta mencapai 9.618 orang, Cirebon 8.176 orang. “Solo menempati jumlah peserta yang terbanyak, peminatnya mencapai 14.321 orang. Sedangkan peserta dari Surabaya sebanyak 6.806 orang, Mataram 2.027 orang, dan peserta dari Makasar berjumlah 1.048 orang,” jelas Hapaosan.
Korsel memberikan kuota untuk TKI formal sebanyak 5.300 orang. Permintaan TKI formal ini meleibihi jumlah yang diberikan Korea untuk negara-negara lainnya. Tidak hannya Indonesia, Korea juga bekerja sama dengan beberapa negara di kawasan Asia lainnya. “Korea mengadakan kerjasama dengan 15 negera termasuk dengan Indonesia, Vietnam, Filipina, Thailand, Sri Lanka, Mongolia, Uzbekistan, Kamboja, Kyrgyzstan, Cina, Nepal, Pakistan, Bangladesh, Myanmar dan Timur Leste,” kata Hapaosan.
Setiap tahunnya, pemerintah Korea selalu ingin mengadakan kerja sama pengiriman TKI formal dengan Indonesia. Menurut Hapaosan, permintaan pemerintah Korea terjalin karena kerjasama dan hubungan baik dengan Indonesia. “Pemerintah Korea menilai pekerja asal Indonesia bisa dipercaya dan selalu bekerja dengan baik. Karena itu setiap tahunnya Korea selalu meminta tenaga kerja dari Indonesia,” katanya.
Sedangkan jumlah TKI informal yang diberangkatkan oleh Menakertrans di Surabaya berjumlah lebih dari 2000 orang, dan berasal dari 38 PPTKIS di Jawa Timur. Dalam cara Gerakan Penanggulangan Pengangguran di Jawa Timur, Rabu (20/5), Menakertrans meminta calon TKI langsung menghubungi perwakilan RI di luar negeri, untuk memudahkan penanganan jika mengalami permasalahan. *
itu berita bagus dan perlu mendapatkan dukungan dari semua pihak, supaya bangsa menjadi makmur dan sejahtera dalam bidang ekonomi
Bagaimana cara menjadi tki d jepang?harap diblz
terima kasih
coba kunjungi website ini : http://www.bnp2tki.go.id/ disitu ada informasi lengkap untuk menjadi TKI ke Jepang.
mengapa di bali didak gencar ya infonya seperti di jawa,padahal di bali banyak sekali peminat ke korea.dan juga pengangguran banyak mas.kalau bisa tolong info ke korea di publikasikan di media masa bali.mengenai cara dll utk bisa bergabung kerja di korea.shg banyak sekali oknum2 yg berkeliaran berkedok pptkis yg mengaku bisa memberangkatkan shg kandidat tertipu dgn mudah.seandainya ada info yg jelas kemana hrs mendaftar.kursus bhs korea dimana.tempat test dimana dll di wilayah bali.kandidat akan banyak dan bisa diselamatkan dr penipu2 ulung.mohon infonya.thanks