JK-Wiranto-Mega Tegaskan Koalisi Besar
Pasangan capres-cawapres M Jusuf Kalla dan Wiranto secara bersama-sama tiba di kediaman Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri, di Teuku Umar, Jakarta. JK-Win tiba dengan mobil VW warna hitam, dan terlihat JK dan Wiranto duduk berdampingan dalam mobil.
Begitu tiba, pasangan yang diusung Golkar dan Hanura itu, disambut Ketua Dewan Pertimbangan Pusat (Deperpu) Taufik Kiemas di depan pintu. Jusuf Kalla langsung bersalaman dan cium pipi kiri-kanan dengan Taufik Kiemas. Begitu pula Wiranto melakukan hal yang sama. Taufik kiemas didampingi oleh Sekjen Pramono Anung serta Panda Nababan.
Sementara Jusuf Kalla datang bersama Sekjen Partai Golkar Sumarsono, Burhanuddin Napitupulu dan Aksa Mahmud. Sedangkan Wiranto didampingi Sekjen Hanura Yus Usman. Komunikasi politik antar pimpinan Parpol semakin gencar dilakukan menjelang batas dimulainya pendaftaran pasangan Capres dan Cawapres pada Pilpres 2009. PDIP sejauh ini belum mengumumkan cawapres pendamping Megawati Sukarnoputri yang akan maju sebagai capres PDIP.
Usai pertemuan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memastikan Koalisi Besar yang digalang PDIP dan Golkar jalan terus.. “Kita telah menyepakati dan menandatangani Koalisi Besar di parlemen dan pembicaraan tadi dirancang untuk bagaimana kelanjutan kami di parlemen,”kata Megawati.
Mega menambahkan koalisi di parlemen masih berjalan dan ia berharap hal itu bisa dipererat. “Koalisi Besar ini untuk terus bersama,” kata dia. Meskipun Golkar telah mendeklarasikan JK-Win, Mega mengatakan untuk Pilpres kemungkinan akan terus dibicarakan. “Karena hari-hari ini sangat padat susah disesuaikan dengan jadwal. Kami juga meminta ke Pak Kalla dan Wiranto untuk terus berkomunikasi ke depan,” pinta Mega.
Sementara itu, Partai Demokrat merencanakan mengumumkan nama bakal calon wakil presiden yang akan mendampingi Susilo Bambang Yudhoyono untuk maju dalam pilpres Juli mendatang di Bandung, awal pekan depan. Ketua Bidang SDM Partai Demokrat, Andi Mallarangeng mengatakan, rencana pengumuman bakal cawapres yang sekaligus juga pendeklarasian capres-cawapres Partai Demokrat tersebut belum ada perubahan. “Insya Allah 11 Mei ini. Tahun 2004, Pak SBY mendeklarasikan sebagai capres di Surabaya. Tahun ini Insya Allah di Bandung karena memang tempatnya bersejarah dan tidak harus di Jakarta,” kata Andi. *
Popularity: 1% [?]