Akhirnya Malaysia Mengaku Bersalah

Pemerintah Malaysia melalui Deputi Menteri Luar Negeri, Richard Riot akhirnya mengakui kalau pihaknya bersalah karena telah menghalau nelayannya dan kapal patroli DKP di perairan Indonesia.

Kendati demikian, Riot juga menegaskan bahwa perselisihan antara Indonesia dan Malaysia di pulau Bintan adalah kesalahan kedua belah pihak.

“Baik Malaysia dan Indonesia bersalah, Mereka masuk ke perairan kami untuk menghalau nelayan kami dan kami menghentikan mereka di perairan mereka (Indonesia). Kami berdua sama-sama salah, tapi kami harus terus maju,” paparnya seperti yang dilansir dari AFP, Jumat (03/09) ini.

Riot mengakui kalau pertemuan guna membahas perbatasan sudah sering dilakukan oleh Indonesia dan Malaysia, namun hingga kini belum juga ada penyelesaian. Karena inilah kemudian pihak Malaysia membawa masalah ini ke Mahkamah Internasional (ICJ) sebagai pilihan terakhir.

“Masalah ini tidak bisa diselesaikan dengan cepat, Kalau sudah mencapai puncaknya, ICJ akan menjadi tempat di mana klaim ini bisa diselesaikan sebagai jalan terakhir,” ujarnya.

Tanggal 6 September nanti, kedua negara akan mengadakan pertemuan sebagai usaha untuk meredam ketegangan dan mencari jalan keluar masalah perbatasan.

“Meski ada protes di Indonesia, kami tidak akan mengeluarkan travel warning karena kondisinya sudah mereda dan hanya kelompok kecil saja yang melakukan provokasi, Kami menginginkan hubungan baik dengan Indonesia, kami tidak bisa membiarkan banyak hal tidak tertangani,” tandas dia.

Popularity: 2% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.