Kemungkinan Besar, Tak Ada Perbedaan Lebaran NU dan Muhammadiyah

Muhammadiyah wilayah Jawa Timur memutuskan bahwa Idul Fitri 1 Syawal 1431 Hijriah jatuh tepat pada hari Jumat, 10 September 2010 mendatang.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Nadjib Hamid, Sekretaris Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Jatim yang menyatakan bahwa keputusan itu diambil berdasarkan maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah sejak sebelum puasa lalu.

“Sebenarnya penetapan Idul Fitir sudah sejak awal Ramadhan lalu, bahkan kami juga sudah punya ketetapan Idul Adha mendatang,” jelasnya, Rabo (01/09) kemarin.

Muhammadiyah melalui Maklumat PP Muhammadiyah Nomor 05/MLM/I.0/E/2010, telah menetapkan awal Ramadan, 1 Syawal, dan 1 Dzulhijjah 1431 H, termasuk di dalamnya adalah penetapan tanggal 10 Dzulhijjah atau hari Idul Adha.

Maklumat tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dien Syamsudian dan Sekretaris Umum Agung Danarto. Maklumat juga berisi himbauan berkenaan denan ibadah pada bulan Ramadhan.

“Karena Ramadhan kali in berbarengan dengan Hari Kemedekaan RI, maka Muhammadiyah menghimbau agar selalu menjadikan diri sebagai manusia yang merdeka, bebas dari belenggu-belenggu kehidupan dan pada akhirnya menjadi manusia yang seutuhnya,” katanya menjelasakan salah satu isi maklumat tersebut.

Kemungkinan besar nantinya NU dan Muhammadiyah akan berlebaran bersama sangat besar, pasalnya kalander NU juga menunjukkan kalau tanggal 1 Syawal bertepatan pada hari Jumat (10/09) mendatang.

“Kalender NU seperti itu. Memang berdasarkan perhitungan dengan semua metode hisab (kalender), 80 persen lebaran jatuh hari Jumat (10/9),” jelas KH Mutawakkil Alallah, Ketua PWNU Jatim.

Popularity: 1% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.