Massa Buruh akan Kepung Istana Negara
Aliansi Buruh Menggugat (ABM) merencanakan perayaan hari buruh sedunia (may day) 1 Mei mendatang dengan menggelar aksi di Istana Negara. Menurut Pengurus Badan Pekerja Nasional ABM Sahat Hutabarat aksi tanggal 1 Mei itu nanti tidak hanya diisi dengan orasi, tapi juga ada pementasan reog Ponorogo dan group rock Boomerang. “Sekitar 40.000 massa yang telah bersedia melakukan aksi di istana adalah kawan-kawan di Jabotabek,” ujarnya.
Mereka dalah gabungan dari 21 serikat buruh yang tergabung di ABM, Serikat Petani Indonesia, kelompok kaum miskin kota, dan sejumlah kelompok gerakan mahasiswa. Rencananya, sebelum mendatangi Istana, massa akan berkumpul di tiga titik pemberangkatan, yaitu di Bundaran Hotel Indonesia, Tugu Proklamasi, dan Masjid Istiqlal Jakarta. Dari masing-masing titik kumpul itu mereka akan melakukan long march menuju Istana Negara.
Sekitar 150 buruh yang tergabung dalam Serikat Pekerja Nasional atau SPN berunjuk rasa di Kantor Gubernur Jawa Timur, Kamis (30/4) di Jalan Pahlawan, Surabaya. Gabungan SPN dari Sidoarjo, Gresik, Mojokerto, dan Surabaya ini mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur melakukan langkah konkret terkait banyaknya kasus PHK dan pelanggaran undang-undang ketenagakerjaan. Koordinator aksi unjuk rasa, Darmadi, mengatakan, saat ini fakta di lapangan menunjukkan terjadinya PHK massal secara tiba-tiba dengan alasan krisis global. Sementara itu, kompensasi PHK yang ditawarkan perusahaan seringkali di bawah ketentuan undang-undang.
Menteri Kordinator Politik dan Keamanan Widodo AS menilai peringatan hari besok akan berlangsung aman dan tidak mengancam keamanan nasional. “Tidak ada (ancaman). Ada kegiatan peringatan saya kira wajar. Peringatan Hari Buruh itu haknya buruh, yang penting terlaksana baik,” kata seusai rapat di Istana Negara, Jakarta. Pemerintah, kata Widodo, akan melakukan pengamanan yang sewajarnya. “Yang penting tertib, tidak mengganggu keamanan,” ujar Menteri.
Kepala Kepolisian RI Jenderal Bambang Hendarso Danuri menyatakan institusinya telah siap mengamankan peringatan hari buruh. Jumlah personil yang disiapkan akan disesuaikan dengan besarnya kegiatan yang akan berlangsung esok. Presiden memanggil sejumlah anggota kabinetnya untuk menggelar rapat internal. Salah satu agenda yang dibahas adalah pengamanan peringatan hari buruh sedunia yang diperingati setiap 1 Mei. Selain Widodo dan Bambang hadir juga Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar, Panglima TNI Djoko Santoso dan Menteri Tenaga Kerja Erman Soeparno. *
Popularity: 3% [?]