TKI Singapura Meninggal, Jenazah Terkatung-katung
Tuti Sulastri, Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Cilacap Jawa Tengah dikabarkan meninggal dunia di Singapura pekan lalu. Namun hingga saat ini, jenazah wanita berumur 29 tahun ini masih terkatung-katung.
Menurut Baeti Subekti, kakak ipar korban, pihak keluarga sudah mendapat kabar kalau Tuti meninggal dunia pada hari Senin (26/07) akhir bulan Juli lalu. Keluarga langsung melaporkan kepada desa setempat untuk mengurus pemulangan jenazah Tuti. Pihak desa berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Polsek untuk mengurus pemulangan jenazah Tuti.
“Kami sudah menunggu berhari-hari, kita sudah sewa tenda, tetapi jenazah adik belum juga datang,” jelasnya.
Lalu apa penyebab kematian warga Desa Ciawitali Kecamatan Gandrungmangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah ini? Tiga minggu sebelum kematian, Tuti sempat menelpon suaminya, Setiyo Purnomo. Saat itu, Tuti bilang tidak betah di majikan yang sekarang dan ingin pindah ke majikan baru.
“Kami heran, gak ada penyebab apa-apa tapi kok tiba-tibda dikabarkan meninggal akrena sakit,” jelas Baeti.
Sementara itu, menurut Surikno, Kabid Penempatan TKI Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Cilacap, sesungguhnya yang bertanggung jawab atas pemulangan jenazah TKI adalah Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) atau biasa disebut PJTKI, kebetulan Tuti berangkat melalui PPTKIS Arafah Bintang Perkasa, Jakarta.
Sutikno berjanji pihak Disnakertrans akan bekerja semaksimal mungkin untuk proses pemulangan jenazah dan pihak keluarga juga nantinya ingin visum ulang atas jenazah Tuti untuk memastikan penyebab kematian Tuti.
Popularity: 1% [?]