TKI Perawat Banyak Dibutuhkan Di Jepang

Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ke Jepang harus tetap didukung karena masih tingginya animo TKI terutama untuk bekerja sebagai Tenaga Kesehatan. Hal ini juga didukung karena Jepang juga menyukasi TKI tenaga kesehatan dari Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Jumhur Hidayat selaku Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) saat menerima Direktur Yayasan BIMA CONC (Cooperation for Overseas Nurses and Care Workers) Yamasita Takeko dan Direktur Eksekutif Japan Indonesia Association for Economy Cooperation (JIAEC) Shibata Masayo, di kantor BNP2TKI, Jumat (09/07) pekan lalu.

Menurut Jumhur, sejak tahun 2008 lalu sampai saat ini belum ada satu pun keluhan dari pengguna di Jepang terhadap jasa perawat Indonesia. Hingga kini ada 149 TKI Kesehatan (Perawat dan Pendamping Lansia). Kini, ada 117 TKI yang sedang dididik di Kampus Universitas Bandung, dan siap dikirim ke Jepang dalam waktu dekat ini.

Memang Jumhur mengakui tes kelulusan perawat memang susah, Jumhur meminta mereka yang gagal untuk tidak pulang ke Indonesia dan mengulang pada tahun atau tes berikutnya. Saat ini baru ada 2 orang perawat yang lulus ujian tahun ini. Padahal, banyak perawat Indonesia hanya kurang 1-2 point untuk lulus namun karena ketatnya penilaian.

“Sayang jika mereka gagal karena kurang sedikit saja poin dipenuhi. Sebaiknya mengulang dan jangan dipulangkan, Masyarakat Jepang sendiri akan rugi dengan kehilangan perawat yang baik hati dan berdedikasi sereta berpengalaman,” imbuhnya.

Sementara itu, Shibata, Direktur Eksekutif JIAEC sendiri mengakui kalau masyarakat Jepang sangat menyukai para perawat Indonesia jika dibangingkan perawat lain seperti Filipina.

“Mereka profesional, menyayangi pasien layaknya orang tuanya sendiri,” jelasnya.

Program penempatan TKI kesehatan selain telah meningkatkan hubungan bilateral kedua negara, juga telah mendekatkan hubungan persahabatan antara warga Jepang dengan Indonesia.

Popularity: 2% [?]



Baca Juga :


1 Comment

  1. ana says:

    kalau boleh tahu apa zaja untuk syarat menjadi TKI perawat di jepang dan bagaimana agar kita biza kezana.trimakazic…….