Korsel dan Korut Terancam Berperang

Hubungan negara tetangga antara korea utara dan korea selatan mencapai titik terendahnya. Keduanya bisa saja memutuskan untuk berperang. Lalu seberapa besar ancaman jika kedua negara serumpun ini berperang?

Ketegangan diawali dengan tuduhan Korsel yang menuding bahwa Korut telah menenggelamkan kapal perang mereka. Lalu pihak Korsel memutuskan untuk mengambil langkah militer serta memutuskan hubungan perdagangan dengan korut.

Sementara Korut sendiri telah memutuskan semua hubungan dengan Korsel hingga Presiden Lee Myung-bak tak lagi menjabat pada tahun 2013 mendatang.

Komite Uni Perdamaian Korut menyatakan bahwa pihaknya akan mengeluarkan semua diplomat Korsel serta memerintahkan semua kapal dan pesawat terbang Selatan melalui batas wilayah mereka.

“Ini fase pertama, awal dari Coounter Attack untuk melawan peperangan psikoligis dengan Korsel,” kata Komite tersebut Rabo (26/05).

Pimpinan Korut, Kim Jong-il sudah memerintahkan selurih 1,2 juta personel militernya untuk bersiaga. Sebenarnya antara kedua negara ini sudah mengkondisikan untuk berperang sejak tahun 1950an, namun sellau diakhiri dengan gencatan senjata, apalagi Korut terlalu sering mengancam Korsel dan AS untuk berperang.

Beberapa waktu yang lalu, Korsel mengadukan masalah ini ke dewan PBB. Pihak AS sendiri jelas menyatakan dukungannya kepada Korsel, sementara China, sekutu utama Korut meminta semua pihak untuk memenangkan diri.

Popularity: 2% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.