Jumhur: Penghentian Pengiriman TKI ke Saudi Hanya Usulan
Karena adanya permintaan biaya rekrutmen dan kenaikan gaji, ada kabar yang menyebutkan bahwa Saudi Arabia menghentikan permintaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Mengenai hal ini, Jumhur Hidayat, ketua BNP2TKI mengaku masih dalam tahap usulan saja.
“Masih dalam tahap diskusi antara agensi tenaga kerja di Saudi Arabia dengan Perusahaan Pengerah Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) atau Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) di sini. Bukan sikap resmi pemerintah Saudi Arabia,” kata Jumhur di kantor BNP2TKI, Senin (10/05) kemarin.
Jumhur sendiri mengaku bingung karena di satu sisi agensi di Saudi Arabia mengusulkan kepada Pemerintah setempat agar menghentikan perekrutan TKI karena naiknya biaya rekrutmen, padahal pemerintah RI sendiri tidak pernah menaikkan biaya ini.
Jadi solusi yang terbaik, menurut Jumhur, pengiriman bisa dihentikan dulu lalu kita memperbaiki perjanjian kerjasama kedua negara (MOU). Pemerintan Indonesia bisa duduk dengan pemerintah Saudi Arabia membicarakan masalah ini.
Sementara itu, Yunus Yamani, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Jasa Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Himsataki) menyatakan bahwa Pemerintah Saudi hingga kini tidak pernah mengeluarkan keputusan menghentikan mempekerjakan TKI.
“Hubungan Indonesia dan Saudi Arabia baik-baik saja dan tidak ada masalah ” kata Yunus.
Popularity: 2% [?]
kalo memang pengiriman tki ke saudi arabia di hentikan.CTKI yang rata minim pndidikn mau bekerja apa?sdangkn pengangguran di indo smakin bertambah.tolong carikan solusi yang terbaik.kepada pemerintah RI saya mohon