Border Control Management Deteksi Paspor Palsu
Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta baru saja mengoperasikan alat yang bernama Border Control Management (BCM). Alat ini digunakan untuk mengantisipasi peningkatan jumlah warga asing yang masuk ke Indonesia atau warga yang ingin ke luar negeri dengan menggunakan paspor palsu.
Sebenarnya alat pengambil data biometric ini baru dioperasikan mulai tanggal 27 Maret 2010 kemarin. Metode ini sangat efektif untuk menganalisa dokumen warga asing yang mengindikasikan pelanggaran.
“Cara kerjanya dengan scan oto wajah dan finger print (sidik jari),” kata Agus Wijaya, Kepala Bidang Pendaratan dan Izin Masuk Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta yang dihubungi hari ini (07/05).
BCM terbukti sangat efektif dengan mengamankan 60 warga asing pada bulan April hingga Mei ini. Warga asing ini ditangkap karena menggunakan dokumen imigrasi yang palsu.
“Umumnya mereka datang dari Cina, Pakistan, dan Afganistan. Mereka telah diproses dan dideportasi ke negara asal,†katanya.
Intensitas warga asing yang masuk ke Indonesia tanpa dokumen resmi cukup tinggi sepanjang 2010. Sebelumnya, pada Januari dan Februari, tercatat baru 17 dari total 39 warga asing yang diamankan. Sementara pada tahun 2009, 230 warga asing dideportasi karena terindikasi menggunakan paspor dan visa palsu.
Popularity: 1% [?]