Waspadalah! Bojonegoro Siaga II Banjir Bandang
Daerah hilir di Kabupaten Bojonoegoro, Jawa Timur masuk kondisi Siaga II untuk menghadapi luapan Sungai Bengawan Solo. Hingga saat ini terhitung hari ini (29/04) pukul 09.00 WIB tadi, ketinggian air pada papan duga di Bojonegoro sudah mencapai 14,20 meter.
Fitri, petugas Posko Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Sumberdaya Air Bengawan Solo mengatakan bahwa pihaknya akan meningkatkan kewaspadaan dan terus memonitoring ketinggian air di Bengawan Solo sekali setiap jam.
“Meningkatnya ketinggian air ini dikarenakan adanya pasokan air banjir bandang dari Kali Ngaglik di Kecamatan Kedewan dan Kasiman, Bojonegoro, yang menimbulkan banjir bandang di wilayah setempat,” jelas Fitri.
Selain itu, Kali Karangboyo, Kecamatan Cepu, Blora Jawa Tengah sendiri sudah meluap dan menimbulkan banjir bandang di sekitar kawasan ini. Peristiwa ini selain menyebabkan luapan air di Bengawan Solo juga telah menelan satu orang korban tewas, yakni Ngadino, warga Cepu.
Di Kecamatan Kasiman, ada 5 rumah yang terhanyut terbawa banjir bandang ini. Bahkan ada 115 rumah lagi yang rusak berat karena tersendam air dengan ketinggian 0,5 meter hingga 1,5 meter ini.
“Meningkatnya air Bengawan Solo di Karangnongko mendapatkan air banjir dari meluapnya Bengawan Solo di Ngawi, hanya saja belum masuk siaga banjir,” katanya.
Popularity: 2% [?]