Kemenakertrans – NU Jalin Kerjasama Pelatihan TKI
Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) dan Nahdlatul Ulama (NU) telah sepakat menjalin kerjasama sebagai upaya untuk meningkatan kualitas sumber daya manusia di seluruh pelosok Tanah Air.
Kesepakatan kerja sama ini bahkan telah dituangkan dalam nota kesepahaman atau MoU yang ditandatangani oleh kedua belah piohak, dalam hal ini adalah Menakertrans, Muhaimin Iskandar dan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Bentuk kerja sama ini salah satunya bisa diwujudkan dengan memberikan peluang kepada warga NU yang tersebar di seluruh pelosok negeri untuk mengawasi dan melatih calon Tenaga Kerja Indonesia (CTKI) yang akan ditempatkan ke luar negeri.
Keterlibatan warga NU ini didasari karena sebagian warga besar NU di pedesaan berangkat ke luar negeri untuk bekerja di sekotr informal, tapi tidak dibarengi dengan mutu dan kualitas yang baik, keterampilannya sangat terbatas.
“Warga NU harus dapat menjaga warganya yang akan berangkat bekerja ke luar negeri agar mereka mengerti hak dan kewajibannya, siap mental dan memiliki ketrampilan khusus. Untuk itu, kita melibatkan warga NU melakukan pelatihan peningkatan ketrampilan serta melakukan pengawasan,” kata Menakertrans ketika memberikan ceramah berkaitan dengan Mukatamar NU ke-32 di Makassar.
Selain itu, Muhaimin juga mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan kesempatan kepada warga NU untuk melakukan pelatihan kewirausahaan di pedesaan, hal ini untuk menjadikan warga di pedesaan khususnya menjadi berkembangm mandiri dan produktif.
Muhaimin menyebutkan bahwa setidaknya ada tiga poin penting yang perlu diketahui jika calon TKI bekerja ke luar negeri, yakni mengetahui hak dan kewajibannya, mengerti budaya negara penempatan dan berkualitas. Untuk itu, CTKI harus bersiap mental terlebih dahulu, jika tidak siap maka bisa menimbulkan permasalahan.
Popularity: 2% [?]