Jajaki Penempatan TKI ke Korea Jalur Non G to G
Korea Selatan adalah negara yang tercepat dalam proses pemulihan krisis ekonomi, hal ini menyebabkan Korea Selatan membutuhkan banyak tenaga keja asing (TKA) dari berbagai negara guna menggerakkan industrinya kembali.
Untuk itu BNP2TKI berinisiatif akan kebutuhan Korea Selatan akan TKA dengan menargetkan penempatan TKI di luar mekanisme penempatan pemerintah yang sudah adal dengan pihak Korea selama ini (G to G) melalui pertemuan Joint Task Force Republic of Indonesia-The Republic of Korea (JTF RI-RoK) ke-2 di Seoul.
DR Haposan Saragih, Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah mengatakan bahwa sebenarnya kunjungannya ke Korea adalah dalam rangka mendampingi Menko Perekonomian dalam pertemuan KTF RI-ROK yang diselenggarakan pada tanggal 25-26 Maret ini. DR Haposan juga mengaku telah menargetkan perluasan penempatan TKI baru ke korea selatan.
Pertemuan JTF RI-ROK tersebut, lanjut Haposan, juga bertujuan agar hubungan saling menguntungkan anatara kedua negara meningkat baik dalam bidang ekonomi dan investigasi dan bidang yang lain. Pertemuan JTF RI-ROK juga memberikan manfaat yang cukup besar bagi Indonesia antara lain untuk capacity building, transfer of technology dan diperolehnya technical assistance dan Pemerintah Korea.
Dalam pertemuan ini, BNP2TKI masuk dalam Kelompok Kerja Perdagangan dan Investigasi, melalui gugus inilah diharapkan adanya peningkatan penempatan TKI di luar penempatan pemerintah (G to G), khususnya untuk sektor perkapalan dan pelabuhan.
”Kami berharap dari pertemuan JTF RI-ROK ini akan ada permintaan signifikan untuk TKI sektor perkapalan dan kelautan,” kata Haposan.
Tercatat antara tahun 2004 hingga 2010 total TKI yang berangkat ke Korea Selatan berjumlah 24.693 orang TKI. Dari jumlah itu pemberangkatan berjumlah 20.046 orang dan reentry 4.647 orang. Semantara itu, tahun 2010 ini didapatkan data pekerjaan yang diminati calon TKI di Korea yakni sektor manufacture 4.250 orang, konstruksi 709 orang, pertanian 939 orang, perikanan 919 orang, dan sektor jasa 427 orang.
Dalam pertemuan yang berlangsung di Lotte Hotel, Seoul ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, dan Kementrian terkait, BKPM dan KADIN.Termasuk di dalamnya peserta dari kalangan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT Kodja, yang bergerak di industri perkapalan, Bina Marga, BPPT dan BNP2TKI.
Popularity: 5% [?]
kpn tes klt tahun 2010?mohon informasinya!!
call 081937678006
saya mau tanya kpan ya ujian KLPT diadakan lagi?????? tolong di jawab soalnya aqu pngen ikut ujian lagi…. thanks alot….