Jenazah TKI Terkatung-katung 1,5 Bulan

Jenazah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Desa Puger Kulon, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember,  Riadiyanto hingga saat ini masih terkatung-katung sejak bulan Februari yang lalu.

Muhammad Thamrin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jember mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan koordinasi dengan KBRI di Arab Saudi.

“Tapi, hingga kini, kami belum dapat informasi tentang kepastian pemulangan jenazah Riadiyanto,” katanya Rabo (17/03).

Riadiyanto telah beberapa bulan bekerja di salah satu perushaan di Arab Saudi. Dia meninggal dunia di Rumah Sakit Arab Saudi karena penyakit jantung sejak tanggal 3 Februari yang lalu. Sehingga jenazah berada di arab saudi selama 1,5 bulan.

Halangannya adalah Riadiyanto termasuk TKI ilegal karena tidak berangkat melalui Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTIS) resmi di Jember. Riadiyanto justru berangkat ke Arab Saudi melalui PPTKIS di Jakarta, padahal sesuai dengan aturan seharusnya TKI asal Jember berangkat melalui PPTKIS resmi di Jember.

Disnaker Jember sudah berusaha semaksimal mungkin untuk memfasilitasi pemulangan jenazah, bahkan dokumen Riadiyanto dan surat permohonan pemulangan jenazah dari keluarga sduah disampaikan ke Badan Nasional Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) di Jakarta.

“Saya mengimbau kepada keluarga almarhum tetap bersabar untuk menunggu proses pemulangan jenazah dari Arab Saudi,” katanya

Popularity: 1% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.