TKW Meninggal, keluarga Diminta Sediakan Biaya Pemulangan Rp 25 juta

Nasib malang kembali menimpa Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Nafsiah (35) meninggal dunia di Malaysia karena penyakit sesak nafas, parahnya lagi keluarganya diminta biaya pemulangan jenazah sebesar Rp 25 juta.

Hudori, ayah Nafisah mengatakan bahwa kabar meninggalnya Nafisah ini berasal dari teman Nafisah yang bekerja di Malaysia. Dia menjelaskan bahwa Nafisah meninggal dunia karena penyakit asma di rumah sakit, padahal sebelumnya Nafisah tidak pernah menderita penyakit ini.

“Saya terkejut mendengar kabar meninggalnya Nafsiah secara mendadak, padahal beberapa hari lalu sempat menelpon akan mengirimkan uang untuk biaya sekolah anaknya di sini,” kata Hudori saat ditemui kemarin (11/03).

Hudori menjelaskan bahwa menurut pengakuan teman Nafisah, pihak keluarganya harus menyediakan uang Rp 25 juta sebagai biaya pemulangan jenazah. Dia mengaku tidak punya uang sebanyak itu sehingga dia mengharapkan bantuan pemerintah untuk membantu menanggung biaya ini.

Secara terpisah, Muhammad Cholily, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Timur mengatakan bahwa pihaknya masih akan menulusuri seputar keberadaan dan sebab musabab Nafisah meninggal dunia. Dia juga menjelaskan bahwa biaya pemulangan akan ditanggung oleh Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS) yang bersangkutan.

“Disnakertrans juga harus mendesak PPTKIS yang bersangkutan untuk memenuhi asuransi kecelakaan kerja, uang santunan dan seluruh biaya pemulangan jenazah hingga pemakaman di rumah duka,” ujarnya.

Nafisah menjadi TKW sejak 4 bulan yang lalu dan meninggalkan dua anaknya di Jember.

Popularity: 1% [?]



Baca Juga :


Comments are closed.